_MENGENAL KOPERASI_

Koperasi ; Kata tersebut mungkin sudah tak asing lagi terdengar di telinga masyarakarat Indonesia, bagaimana tidak kondisi perekonomian Indonesia yang semakin hari kian semakin terpuruk membuat masyarakat Indonesia lebih memilih system perekonomian koperasi  terutama bagi masyarakat yang tingkat perekonomiannya di bawah standar rata-rata, mereka menganggap system perekonomian koperasi dirasa lebih adil bagi mereka.

Mengapa masyarakat merasa lebih adil dengan system perekonomian koperasi? Untuk menjawab pertanyaan tersebut saya akan membahas mengenai apa itu pengertian koperasi . Koperasi  berasal dari berbagai bahasa dan makna. Dari bahasa Inggris misalnya koperasi diambil dari kata co-operation atau co-operatif yang artinya bekerja sama, yakni bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujun yang diinginkan. Koperasi juga merupakan  organisasi yang terdiri dari sekumpulan orang yang memiliki nasib dan sepenanggungan serta tujuan yang sama untuk memperbaiki perekonomian dengan menggunakan biaya yang rendah namun memiliki keuntungan yang maksimal dengan berasaskan pada asas kekeluargaan serta kaidah-kaidah yang telah di tetapkan. berdiri dan terciptanya koperasi juga merupakan sebuah dongkrakan terhadap semangat perjuangan untuk memperbaiki kondisi perekonomian Indonesia yang lebih menitikberatkan terhadap sifat gotong-royong dan kekeluargaan bukan berdasarkan sifat kekuasaan maupun politik. Karena system yang diterapkan oleh koperasi membawa perubahan yang cukup baik pemerinah pun telah membuat Undang-Undang yang mengatur tentang koperasi yaitu UUDNo.25/1992 yang berbunyi

“Badan Usaha yang beranggotakan orang seorang atau Badan Hukum Koperasi dengan melaksanakan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi, sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan”.

Dengan di buatkan undang-undang mengenai koperasi tersebut diharapkan koperasi akan terus dan terus membawa perubahan perekonomian Indonesia semakin baik kedepannya. Segala sesuatu yang memiliki jasa besar pasti memiliki symbol untuk memudahkan masyarakat untuk mengingatnya, seperti halnya Negara Indonsia yang memiliki symbol Garuda Pancasila sebagai dasar negaranya, koperaspun memiliki symbol yang dilambangkan dengan perpaduan antara ratai-padi-kapas-roda bergigi-timbangan-bintang-pohon beringin-warna merah putih. Gambarnya adalah sebagai berikut :

Dari masing-masing perpaduan tersebut memiliki makna tersendiri yang menjadikan koperasi Indonesia semakin kokoh menghadapi berbagai macam tantangan dan gangguan ekonomi di Indonesia maknanya adalah :

  1. RANTAI, melambangkan persahabatan yang kokoh.
  2. RODA BERGIGI, menggambarkan upaya keras yang ditempuh secara terus menerus.
  3. KAPAS & PADI, berarti menggambarkan kemakmuran rakyat yang diusahakan oleh koperasi.
  4. TIMBANGAN, berarti keadilan sosial sebagai salah satu dasar koperasi.
  5. BINTANG, dalam perisai artinya Pancasila merupakan landasan idiil koperasi.
  6. POHON BERINGIN, menggambarkan sifat kemasyarakatan dan kepribadian Indonesia yang kokoh berakar.
  7. KOPERASI INDONESIA, menandakan lambang kepribadian koperasi rakyat Indonesia.
  8. WARNA MERAH PUTIH, menggambarkan sifat Nasional Indonesia

Dalam menjalankan tugasnya koperasi tidak serta merta menjalankan tugasnya begitu saja, di dalamnya terdapat prinsip-prinsip yang dipegang teguh oleh para anggota maupun pengurus koperas itu sendiri, prinsip yang di pegang oleh koperasi antara lain :

  1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka, disini terlihat jelas bahwa keanggotaan koperasi tidak dipaksakan.
  2. Pengelolaan dilakukan secara demokratis, artinya segala pengelolaan koperasi itu diawas langsung oleh para anggotanya yang secara aktif menetapkan kebijakan
  3. Pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota.
  4. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal.
  5. Kemandirian.
  6. Pendidikan perkoperasian, yaitu memberikan pendidikan dan pelatihan bagi anggota, pengurus, pengawas, manager, dan karyawan. Tujuannya, agar mereka dapat melaksanakan tugas dengan lebih efektif bagi perkembangan Koperasi
  7. Kerja sama antar Koperasi, dengan bekerjasama pada tingkat lokal, regional dan internasional
  8. Kepedulian terhadap masyarakat koperasi melakukan kegiatan untuk pengembangan masyarakat sekitarnya secara berkelanjutan melalui kebijakan yang diputuskan oleh Rapat Anggota.

Prinsip-prinsip tersebut diataslah yang menjadikan alasan masyarakat Indonesia lebih menyukai system perekonomian koperasi di Indonesia. Namun apakah koperasi di Indonesia kini telah dapat dikatakan berhasil? Tentu saja hal tersebut dapat kita jawab dengan melihat perkembangan koperasi di Indonesia pada saat sekarang ini.

Perkembangan koperasi secara nyata di Indonesia saat ini mengalami pasang surut, bagaimana tidak perkembangan zaman yang semakin global dan banyaknya isu ekonomi  membuat koperasi mengalami pergeseran. Sampai dengan bulan November 2001, jumlah koperasi di seluruh Indonesia tercatat sebanyak 103.000 unit lebih, dengan jumlah keanggotaan ada sebanyak 26.000.000 orang. Jumlah itu jika dibanding dengan jumlah koperasi per-Desember 1998 mengalami peningkatan sebanyak dua kali lipat. Jumlah koperasi aktif, juga mengalami perkembangan yang cukup menggembirakan. Jumlah koperasi aktif per-November 2001, sebanyak 96.180 unit (88,14 persen). Corak koperasi Indonesia adalah koperasi dengan skala sangat kecil. Satu catatan yang perlu di ingat reformasi yang ditandai dengan pencabutan Inpres 4/1984 tentang KUD telah melahirkan gairah masyarakat untuk mengorganisasi kegiatan ekonomi yang melalui koperasi.

Koprasi di Indonesia kini lebih di dominasi oleh usaha simpan pinjam dan perkreditan yang menguasai antara 55-60 persen dari keseluruhan asset koperasi, karena corak perekonomian masyarakat Indonesia yang lebih banyak membutuhkan modal untuk membangun usahanya terutama bagi masyarakat menengah kebawah,namun jika dilihat dari persaingan dengan perkreditan di bank-bank konvensional mungkin hal terrsebut masih jauh dari kata berhasil, selain kemudahan transaksi yang ditawaran oleh bank-bank  mekanisme yang lebih modern dengan perkembangan zaman mungkin menjadi salah satu factor pilihan masyarakat untuk lebih memilih kredit bank dibandaing dengan kredit koperasi.

Jika dilihat dari statement diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa  kini koperasi di Indonesia sudah semakin baik dan behasil,telah dapat menarik para anggota lebih banyak setiap tahunnya, namun dalam masalah mekanisme dengan pemikiran masyarakat Indonesia yang terlampau egois dengan kehidupan globalisasi koperasi masih harus lebih mengembangkan lagi inovasi-inovasi sistemnya agar masyarakat lebih tertarik.

Keberhasilan koperasi  tersebut tidak akan muncul dengan sendirinya pasti di dalamnya terdapat orang-orang hebat yang membuat koperasi semakin baik mereka semua yang mampu dan berhasil  dalam bidang koperasi sudah dapat dikatakan sebagai pahlawan karena telah mampu membawa Indonesia kedalam perekonomian yang semakin baik, salah satu tokoh terkenal yang menjadi panutan para ekonom di bidang koperasi yaitu  Dr. Mohammad Hatta beliau adalah orang pertama yang memperkenalkan koperasi di Indonesia .Dengan Latar belakang pendidikan ekonomi, disertai tekad untuk menolong rakyat yang menderita, beliau selalu menganjurkan agar masyarakat menjadi anggota koperasi. Bung Hatta menginginkan agar koperasi menjadi wadah ekonomi yang dapat menolong masyarakat dari kemelaratan dan keterbelakangan. Banyak jasa bung hatta dalam perkembangan koperasi di Indonesia. Hal ini jelas dari gagasan Bung Hatta agar kekuatan-kekuatan ekonomi ada ditangan rakyat. Agar kekuatan ekonomi dikuasai oleh rakyat banyak dan bukan dikuasai oleh perusahaan, koperasi adalah satu-satunya wadah. Untuk tujuan itu, Bung Hatta bersama dengan tokoh lainnya ikut aktif merintis organisasi-organisasi yang bergerak di bidang koperasi diantaranya ;

Dewan Koperasi Indonesia (DKI),

Gerakan Koperasi Indonesia (GKI),

Kesatuan Koperasi Seluruh Indonesia (KOKSI).

Konsep pemikiran Bung Hatta banyak diterima pada kongres koperasi I di Tasikmalaya dan Kongres Koperasi II. Beliau juga memberi gagasan pendirian Sekolah Menengah Ekonomi Jurusan Koperasi dan bahkan pendidikan tinggi koperasi.

Dengan keberhasilan beliau mambawa serta memperkenalkan koperasi di Indonesia, membawa perubahan kepada perekonomian masyarakat Indonesia khusunya masyarakat yang taraf perekonomiannya rendah, selain itu karena beliaulah yang menginspirasi para tokoh-tokoh koperasi yang kita kenal saat ini seperti Agus Sudono dan Dr.Ir. H Beddu Amang untuk mengembangkan koperasi lebih jauh dan lebih baik lagi bagi kesejahteraan masyarakat.

(http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/h/hatta/index.shtml)

(http://www.koperasiku.com/artikel/istilah-pengertian-koperasi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s