_Kaslan namanya_

Dahulu kala hiduplah seorang pemuda yang terkenal dengan kemalasan nya, sebut saja namanya Kaslan. Dalam bahasa Arab Kaslan memiliki arti seorang yang pemalas, maka tak heran apa yang disandangnya kini membuat ia menjadi seorang pemalas. Suatu hari ia bermimpi bahwa kelak hidupnya akan berubah, ia akan menjadi seorang yang kaya-raya ia menceritakan kisahnya itu kepada kakak nya. Mendengar cerita yang dilontarkan adiknya sang kakak hanya bisa tersenyum sinis dan berkata “bagaimana kau dapat menjadi orang kaya jika kerjamu hanya bermalas-malasan saja” namun sang adik tetap yakin dengan pendiriannya.

Hari berganti hari, bulan berganti bulan si Kaslan tetap saja menunggu harapannya akan menjadi kenyataan tanpa berusaha. Akhirnya ia tidak sabar lagi dengan keadaannya, terdengarlah desas desus yang meyebutkan bahwa ada orang pintar yang dapat menjawab semua pertanyaan tentang kehidupan manusia, orang tersebut tinggal di sebuah desa terpencil nan indah dan untuk mencapai kesana seseorang harus bersusah payah dahulu harus melewati hutan dan beberapa lembah sungai.

Akhirnya dengan tekad yang kuat Kaslan mendatangi orang tersebut, selama perjalanan Kaslan bertemu dengan seekor Singa, singa itu bertanya hendak kemana kau Kaslan, dan Kaslan menjawab “aku hendak menemui orang pintar yang berada di ujung desa sebelah sana”, “kalau begitu tanyakan juga kepadanya sudah beberapa hari ini lamung ku sangat sakit obat apa kah yang cocok untukku” ujar singa. “baik nanti akan aku tanyakan” kata Kaslan.

Tak beberapa lama Kaslan berjalan ia bertemu dengan sebuah pohon yang sangat rindang, pohon itu bertanya “hendak kemana kau?’ Kaslan menjawab “aku hendak menemui orang pintar yang berada di ujung desa sebelah sana”, “kalau begitu tanyakan juga kepadanya sudah beberapa ahkir ini aku tidak bisa mencerna makanan dan daun ku selalu gugur bukan pada musimnya” ujar pohon. “baik nanti akan aku tanyakan” kata Kaslan.

Di perjalanan terkahir Kaslan menemui danau tiba-tiba dari danau tersebut muncul seekor ikan dan bertanya kepada Kaslan “hendak kemana kau?’ Kaslan menjawab “aku hendak menemui orang pintar yang berada di ujung desa sebelah sana”, “kalau begitu tanyakan juga kepadanya sudah beberapa ahkir ini aku tidak dapat menelan makanan tenggorokan ku terasa sangat sakit sekali.” Ujar ikan. “baik nanti akan aku tanyakan” kata Kaslan.

Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh akhirnya tibalah Kaslan dirumah kakek tua yang memiliki kesaktian, sesampainya disana kakek itu langsung bertanya kepada Kaslan.

“Mau apa kau kemari Kaslan ?”

Kaslan sangat kaget kakek trsebut mengetahui namanya padahal ia belum menyebutkan identitasnya

“Aku ingin bertanya kepadamu tetang sesuatu hal kek, bagaimana kah agar hidupku ini menjadi kaya tidak susah lagi, aku pernah bermimpi bahwa aku akan menjadi orang kaya” ujar Kaslan

Kakek itu menjawab “apakah ada hal lain yang ingin kau tanyakan kpadku selain itu?”

“oiya aku hampir lupa, tadi aku bertwmu dengan singa ia bertanya kepadakau bagaimana cara menghilangkan sakit yang ia rasakan sekarang, begitu juga dengan pohn yang selalu gugur padahala bukan musimnya dan ikan yang tidak dapat menelan makanan dikarenakan sakit pada tenggorokannya”

Kakek itu langsung menjawab “ beritahu kepada ikan itu bahwa ada mutiara yang menempel di tenggorokannya sehinga ia sulit untuk menelan makanan maka harus dikeluarkan agar sembuh, dan untuk pohon katakan bahwa di bawah akarnya terdapat emas yang begitu banyak sehingga menghambat air untuk masuk kedalam daunnya maka harus dikeluarkan dan untuk singa bilang kepadanya bahwa sakitnya itu harus diobati dengan memakan orang malas yang ada di dekatnya. Dan untuk urusan mu kejayaan mu hanya tingal selangkah lagi.

Mendengar hal tersebut Kaslan senang bukan main ia lalu menyampaikan amanat yang di dapat dari kakek tua itu kepada teman-temannya namun sangat disayangkan pada saat ikan dan pohon meminta bantuan kepada Kaslan untuk mengeluarkan apa yang ada di dalam tubuh kedua binatang tersebut Kaslan enggan menolongnya karena saking malasnya untuk melakukan sesuatu, dan ia tak menyadari bahwa hal tersebutlah yang dapat menjadikannya kaya.

Namun hal tak diduga dialami Kaslan pada saat ia menyampaikan amanat nya kepada singa, singa itu ingin memakan Kaslan karena singa itu tau bahwa Kaslan adalah orang yang sangat malas, namun kaslan masih beruntung dapat lolos dari serangan singa itu. Sesampainya dirumah Kaslan baru menyadari bahwa ia tidak akan dapat menjadi kaya tanpa usaha dan bekerja, setelah ia sadar barulah ia kembali ke hutan dan membantu ikan serta pohon untuk mengeluarkan emas dan intan yang terdapat di dalamnya, dan akhirnya Kaslan pun mendapatkan imbalan.

Setelah kejadian tersebut hidup Kaslan menjadi semakin baik, ia menyedekahkan sebagian rizki yang di dapat dan sebagian lagi dijadikan modal untuk membuka usaha. Kini Kaslan bukanlah seorang yang pemalas lagi. Akhirnya ia mengganti namanya dengan sebutan amin.

Itulah sepenggal kisah mengenai orang yang pemalas dalam hidupnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s