Pemerintah Gagal Berantas Mafia Pajak, Rakyat Bisa Membangkang

Jakarta-Public disobedience atau pembangkangan publik bisa saja terjadi jika rakyat sudah tidak percaya lagi terhadap pemerintah. Terlebih jika para aparat penegak hukum gagal memberantas kasus penting seperti kasus mafia pajak.

Menurut Didin S Damanhuri yang juga seorang Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB, bisa saja ada gerakan anonim di Indonesia yang berkampanye untuk tidak membayar pajak. Pembayaran pajak baru akan dilakukan jika pengusulan hak angket pajak lolos di parlemen.

“Dulu pernah ada public disobedience di Amerika Latin dan itu berhasil. Tapi jangan berfikir seperti revolusi kemudian anarkis. Masih tetap dalam kerangka demokrasi dan ujungnya pengusulan hak angket pajak itu,” ujar Didin.

Didin mengatakan itu usai Talk Show Perspektif Indonesia yang bertajuk ‘Memberantas Mafia Pajak’, di Gedung DPD RI, Senayan, Jumat (25/2/2011).

Menurutnya saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mereformasi bidang ekonomi. Nantinya dengan reformasi itu, regulasi dan birokrasi terkait ekonomi khususnya pajak bisa diubah sehingga tidak ada penyelewengan pajak lagi.

Peneliti Pusat Kajian Anti-Korupsi UGM Hifdzil Alim mengatakan, pembangkangan rakyat bisa terjadi jika rakyat sudah gerah dan jenuh dengan kebijakan pemerintah. Rakyat juga dibohongi tentang kemiskinan dan kesejahteraan rakyat.

“Menurut saya saat ini kejenuhan rakyat Indonesia sudah mencapai 50 persen untuk melakukan public disobedience. Dan ingat, jangan salahkan rakyat jika rakyat membangkang,” tutu pnya.

http://www.detiknews.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s